GREEN NORD 27

GREEN NORD 27

Selasa, 23 Oktober 2012

PERS RELESAE 
aksi Bonek menuntut manajemen




















23 Oktober 2012
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



SAVE OUR PERSEBAYA
Hentikan Konflik Antara PT.Persebaya Indonesia dengan PT.Pengelola Persebaya Indonesia
Lawan Mafia Sepakbola di Persebaya

Persebaya Surabaya adalah salah satu klub sepakbola Indonesia yang memiliki sejarah panjang dengan segudang prestasi. Sejarahnya pada tanggal 18 Juni 1927 klub-klub sepakbola pribumi yang ada di Surabaya antara lain: Selo, Maroeto, Olivio, Tjahaya Laoet, REGO, Radio, dan PS Hizboel Wathan bersepakat mendirikan Soerabaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) yang bertujuan melawan dominasi klub-klub sepakbola Belanda. Tentunya, dengan spirit nasionalisme dan pembebasan negeri ini dari imperialism. Kelahiran SIVB merupakan hasil dari perjuanganpara tokoh sepakbola di kota Surabaya. Pendirian SIVB ini setidaknya memberikan harapan dan kesadaran di kalangan rakyat pribumi untuk melawan penjajah melalui sepakbola.
SIVB juga punya andil besar dalam mendirikan PSSI. Terbukti,  Pada tanggal 1-2 Oktober 1927 di gedung Studie Club, SIVB bersama tiga persatuan dari kota-kota lain seprti: Vorsterlansche Voetbal Bond (Solo), Hizboel Wathan (Yogyakarta), Dan Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (Bandung) bersepakat untuk mendirikan Indonesische Voetbal Bond (IVB). Pertemuan ini merupakan cikal bakal dari berdirinya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). PSSI sendiri baru berdiri pada tanggal 19 April 1930. SIVB inilah yang sekarang lebih dikenal dengan nama PERSEBAYA Surabaya.
Masih karut marutnya sepakbola nasional sekarang ini berdampak pada klub-klub sepakbola di daerah. Tak terkecuali klub Persebaya. Perlu diketahui, bahwa selama 2 Tahun ini klub Persebaya menggantungkan pengelolaan timnya kepada pihak lain yang jamak disebut konsorsium. Satu Tahun kebelakang ini klub Persebaya yang dimiliki oleh PT.Persebaya Indonesia (PT.PI) dikelola oleh PT.Pengelola Persebaya Indonesia (PT.PPI). Ketidak terbukaan MOU atau  perjanjian kedua perusahaan ini kepada public dan Bonek patut dipertanyakan.
Kompetisi Indonesia Premier League akan segera bergulir pada awal Tahun 2013. Tapi, Pembentukan tim Persebaya masih amburadul. Hal ini Nampak jelas terlihat dalam pemilihan pelatih yang tidak tepat, pembelian pemain baru yang tidak kompetitif, pemutusan kontrak pemain lama dengan alas an yang tidak rasional. Telisik punya telisik, hal ini disebabkan adanya hubungan yang tidak harmonis antara PT.PI dengan PT.PPI. Indikasi konflik tersebut disebabkan belum tuntasnya MOU ke dua perusahaan tersebut. Kondisi ini tentu saja sangat mengganggu eksistensi klub Persebaya sebagai klub sepakbola yang sangat dicintai Bonek dan Masyarakat Indonesia.
Maka, dengan ini kami BONEK sebagai Supporter Persebaya menyatakan sikap dan menuntut antara lain:
1.       Hentikan konflik antara PT.Persebaya Indonesia dan PT.Pengelola Persebaya Indonesiademi kejayaan klub Persebaya.
2.       Tolak Ibnu Grahan sebagai pelatih baru Persebaya karena catatan minim prestasi.
3.       Tolak pembelian pemain baru Persebaya yang tidak kompetitif, tua dan track recordnya buruk.
4.       Dukung pembelian pemain baru Persebaya yang masih muda dan Kompetitif.
5.       Tolak politisasi dan mafia di klub Persebaya.
Bersama ini,Kami juga menyerukan kepada seluruh Bonek untuk tak kenal lelah mengkritisi kebijakan-kebijakan manajemen Persebaya yang kontra Produktif terhadap kemajuan klub Persebaya. Dan tentunya sikap kritis itu tidak akan mengurangi loyalitas dan dukungan kita terhadap klub Persebaya. Tanpa Persebaya tentu tidak akan terlahir supporter yang bernama BONEK.

SALAM SATU NYALI…..WANI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar